Wednesday, August 26, 2009

Ramadhan Al-Mubarak

dalam keindahan malam
terang cahaya bintang
dalam sujud aku mengucap pujian
rinduku pada malam seribu bulan
rahmat dan nikmat berlimpahan
aku menanti penuh debar

dalam sirah
terungkap sejuta rahsia
wahyu tuhan diturunkan
Muhammad insan teladan

Ramadhan menguji kekuatan umat
zahir batin bersatu
firman dan sabda dijunjung

tafakkur aku menyelusuri madrasah Ramadhan
dalam sirah
Badar menjadi saksi keimanan
jihad dan perang
santunan iman dan takwa

air mata mengalir
menyuci lorong kejahilan
membelah tembok kekufuran

Wednesday, July 29, 2009

Penghujung Senja

tirai senja berlabuh
berdiri aku di puncak pelangi
gerimis membasahi abjad cinta
dinginnya menyelimuti
di saat rindu membara

cemburuku pada sang unggas
bersiulan riang
perasaan melayang di udara
terbang bersama arus kensunyian
gelora jiwa memukul

bayangku hilang di kaki malam
lembayung senja memutih
warna pelangi kian pudar
di balik salutan kabus
mungkin kan tenggelam
bersama hujung sinar mentari

Thursday, July 9, 2009

Permata Hati

aku meghitung bintang
bergantungan di dada langit
indah cahaya berkilauan
mainan mata
cuma

tangan menggapai
tiada tersentuh
apatah lagi memiliki

keindahan sementara
tika malam menjelma
bersedih di siangnya

sedar aku
dari lena yang panjang
hanyut dibuai mimpi
aku miliki
permata hati
kerdipan sinarnya
menerangi hidupku

Wednesday, July 1, 2009

Sekuntum Bunga Sekeping Hati

aku menyorot
langkah lesumu
dalam kabus malam

menyusuri denai
kepasrahan
sekuntum bunga
terselit di rambutmu
kau gantikan dengan
sekeping hati
buat ku fahami
jujurnya

dikau melagkah
kian jauh
namun wajah
tetap berpaling
melirik senyum
pohon pengertian

kakiku kaku
ikatan janji
terikat kuat
menahan langkah
namun hati
seringkali menyebut
namamu

mampu ku cuma
memahami pergi mu
mengenang hadir mu

harapku
bunga ku takkan layu
hatimu ku fahami

aku masih di sini
bersama bayangmu

Thursday, June 25, 2009

Ke Pulau Harapan

harapan
menggalas impian

apa mungkin tiada
lorong untuk tembus
menerjah tembok
menuju pulau harapan

kompas akal
jarum utaranya
menentu jalur takdir

layar iman
berpaksi takwa
menongkah
ribut pancaroba

hunuskan senjata fakir mu
doa dan tawakkal
memanjat ke puncak usaha

sama kita
menjejak
menuju pulau impian
berbekal redha

Sunday, June 21, 2009

Hening Malam

malam hening
sayup terdengar
suara
memanggil-manggil
namaku

suara yang dulu
talkinkan cintaku

jasadnya kini
aku semadikan
biar rohnya tenang

suara
masih lagi ku dengari
namaku berulangkali
dipanggil

aku merenung
pusara cinta
zikir kasih
meratapi pergimu
tanpa pamit

cinta terkubur
lahadnya tiada bernesan
sepohon kemboja
sebagai tanda
harumannya mewangi

suara
tidak lagi
aku hiraukan
biarkan cinta
abadi

suara
akhirnya tenggelam
terlena aku
dibuai alunan
zikir kasih
mendakap
pusara cinta
hanyut bersama
deruan rindu

Thursday, June 18, 2009

Lelaki itu

lelaki pemuja pantai tidak akan gentar dengan pukulan ombak yang membadai demi melihat keindahan laut.....