aku diam
menghuni belukar kesesatan
langkah lemah
amat sulit
rentas perjalananan salikku
kitab pedoman kuselak helaiannya
mencari panduan
teropong syuhud di tangan
senja merah menyentuh ubun-ubun usia
kelam dosa menghalang
pancaran nur
pandangan basirah kabur
ku gagahi salikku
nasyid puji-pujian membasahi lidahku
irama tasbih bertingkah tahmid berselang takbir
dalam merdu irama tangis keninsafan
perjalanan salik keteruskan
titisan embun maghfirah aku dambakan
dalam pencarianku
menuju makam para kekasih Mu
istana keimanan
singgahsana istirehat Anbiya` Mu
aku dalam salik
mencari khalik
Monday, March 22, 2010
Wednesday, January 27, 2010
Terima Kasih Mimpi
pantai hati
dilanda gelora
tengkujuh rindu
tidak bermusim
menghempas
sesekali merentap
sepi sunyi
hembusan bayu
datang menjemput jiwa
jelajah istana mimpi
jauh jangkauannya
di sana
aku dihibur tawamu
hanyut dalam dakapanmu
senyumanmu penawar duka
realitiku
istana mimpi
buang segala resah
istana mimpi
temukan kita
sekejap cuma
namun
rindu terubat
mengisi kosong jiwa
kini
aku berdiri
lewat lautan sepi
tangis ku
bersama rintih desir ombak
ku genggam arca mimpi
hiasi laman peraduan ku
terima kasih mimpi
dilanda gelora
tengkujuh rindu
tidak bermusim
menghempas
sesekali merentap
sepi sunyi
hembusan bayu
datang menjemput jiwa
jelajah istana mimpi
jauh jangkauannya
di sana
aku dihibur tawamu
hanyut dalam dakapanmu
senyumanmu penawar duka
realitiku
istana mimpi
buang segala resah
istana mimpi
temukan kita
sekejap cuma
namun
rindu terubat
mengisi kosong jiwa
kini
aku berdiri
lewat lautan sepi
tangis ku
bersama rintih desir ombak
ku genggam arca mimpi
hiasi laman peraduan ku
terima kasih mimpi
Monday, November 23, 2009
Bingkisan Rindu
rindu
datang dan pergi ia
tanpa undangan
tanpa pamit
bagai hembusan bayu
awan rindu
berarak
pada mata ia cukup indah
namun saat sarat ia
mega mendung tiada bisa bertahan
guguran manik air bercucuran
membasahi merkah gersang
padang garing hati
rindu
kala datang
ia pengalaman
kala pergi ia kenangan
keduanya itu
erti sebuah perasaan
tafsirnya
catatan kamus hati
rindu
tatang ia kala datang
kenang ia kala ia berlalu
manis rindu hanya ternilai
saat sendu berlabuh
datang dan pergi ia
tanpa undangan
tanpa pamit
bagai hembusan bayu
awan rindu
berarak
pada mata ia cukup indah
namun saat sarat ia
mega mendung tiada bisa bertahan
guguran manik air bercucuran
membasahi merkah gersang
padang garing hati
rindu
kala datang
ia pengalaman
kala pergi ia kenangan
keduanya itu
erti sebuah perasaan
tafsirnya
catatan kamus hati
rindu
tatang ia kala datang
kenang ia kala ia berlalu
manis rindu hanya ternilai
saat sendu berlabuh
Wednesday, October 21, 2009
Jendela Waktu
ku kuak jendela waktu
hati tertarik
awan putih berlari lari
mengejar
lingkaran pelangi di ruang maya
antara jalur warnanya
tersimpan lembaran kenangan
helaian masa berguguran
mega mendung berganti gerimis
terukir senyum pada wajah sang suria
sebuah aturan roda hidup
sesetia malam pada siang
dari jendela waktu
aku merenung jauh
mengutip memori usang
potret sebuah kehidupan
dalam lukisan tidak berbingkai
yang kian lusuh dan berdebu
ku tutup jendela waktu
debu kenangan
tidak lagi memeritkan mata
biarpun cebisan masa
meninggalkan kelopaknya
namun tunas yang berputik
menyerikan halaman
meninggalkan memori indah
hati tertarik
awan putih berlari lari
mengejar
lingkaran pelangi di ruang maya
antara jalur warnanya
tersimpan lembaran kenangan
helaian masa berguguran
mega mendung berganti gerimis
terukir senyum pada wajah sang suria
sebuah aturan roda hidup
sesetia malam pada siang
dari jendela waktu
aku merenung jauh
mengutip memori usang
potret sebuah kehidupan
dalam lukisan tidak berbingkai
yang kian lusuh dan berdebu
ku tutup jendela waktu
debu kenangan
tidak lagi memeritkan mata
biarpun cebisan masa
meninggalkan kelopaknya
namun tunas yang berputik
menyerikan halaman
meninggalkan memori indah
Friday, September 18, 2009
SALAM AIDILFITRI
SALAM AIDILFITRI
di kesempatan ini saya ingin memohon ribuan keampunan daripada kenalan dan semua yang berkunjung serta yang mengenali saya di atas semua kesilapan yang pernah saya lakukan mahupun ia disengajakan atau tidak. saya juga ingin mengucapkan SALAM AIDILFITRI MAAF ZAHIR DAN BATIN.
saya akan pulang ke kampung esok pagi dan mula bercuti sehingga isnin minggu depan.
sebulan berlalu
kita bermujahadah
pohon keredhaan
khalik yang maha kuasa
jalan salik dilalui
dugaan Ramadhan
menempis duniawi
demi ukhrawi
biar hayat ini
disaluti keinsafan
menjunjung keimanan
semoga Ramadhan
masih sudi diketemui
demi rintihan ini
agar umur ini dipanjangkan
amin
ya rabb
SALAM AIDILFITRI
- azmi alkelantani -
di kesempatan ini saya ingin memohon ribuan keampunan daripada kenalan dan semua yang berkunjung serta yang mengenali saya di atas semua kesilapan yang pernah saya lakukan mahupun ia disengajakan atau tidak. saya juga ingin mengucapkan SALAM AIDILFITRI MAAF ZAHIR DAN BATIN.
saya akan pulang ke kampung esok pagi dan mula bercuti sehingga isnin minggu depan.
sebulan berlalu
kita bermujahadah
pohon keredhaan
khalik yang maha kuasa
jalan salik dilalui
dugaan Ramadhan
menempis duniawi
demi ukhrawi
biar hayat ini
disaluti keinsafan
menjunjung keimanan
semoga Ramadhan
masih sudi diketemui
demi rintihan ini
agar umur ini dipanjangkan
amin
ya rabb
SALAM AIDILFITRI
- azmi alkelantani -
Friday, September 4, 2009
Kampungku
kabus pagi
menyelimuti susuk ku
dingin kasih mu
rahmat tiada terbalas
nyanyian unggas
bersilang desir angin
menerbangkan jiwa ku
merentas daerah kedamaian
liuk gemalai dedaun nyiur
menyembah tari
mengikut rentak hatiku
bertingkah irama denyut nadi
menghiburkan
pepohon merimbun
gunung yang menghijau
mencecah kabus awan
mengirim rindu ini
rinduku
menjengah halaman kampungku
menyelimuti susuk ku
dingin kasih mu
rahmat tiada terbalas
nyanyian unggas
bersilang desir angin
menerbangkan jiwa ku
merentas daerah kedamaian
liuk gemalai dedaun nyiur
menyembah tari
mengikut rentak hatiku
bertingkah irama denyut nadi
menghiburkan
pepohon merimbun
gunung yang menghijau
mencecah kabus awan
mengirim rindu ini
rinduku
menjengah halaman kampungku
Wednesday, August 26, 2009
Ramadhan Al-Mubarak
dalam keindahan malam
terang cahaya bintang
dalam sujud aku mengucap pujian
rinduku pada malam seribu bulan
rahmat dan nikmat berlimpahan
aku menanti penuh debar
dalam sirah
terungkap sejuta rahsia
wahyu tuhan diturunkan
Muhammad insan teladan
Ramadhan menguji kekuatan umat
zahir batin bersatu
firman dan sabda dijunjung
tafakkur aku menyelusuri madrasah Ramadhan
dalam sirah
Badar menjadi saksi keimanan
jihad dan perang
santunan iman dan takwa
air mata mengalir
menyuci lorong kejahilan
membelah tembok kekufuran
terang cahaya bintang
dalam sujud aku mengucap pujian
rinduku pada malam seribu bulan
rahmat dan nikmat berlimpahan
aku menanti penuh debar
dalam sirah
terungkap sejuta rahsia
wahyu tuhan diturunkan
Muhammad insan teladan
Ramadhan menguji kekuatan umat
zahir batin bersatu
firman dan sabda dijunjung
tafakkur aku menyelusuri madrasah Ramadhan
dalam sirah
Badar menjadi saksi keimanan
jihad dan perang
santunan iman dan takwa
air mata mengalir
menyuci lorong kejahilan
membelah tembok kekufuran
Subscribe to:
Posts (Atom)

